Manchester City Dinyatakan Bersalah, Perkara Finansial Masuk Babak Banding

Manchester City Dinyatakan Bersalah, Perkara Finansial
Klub Erling Haaland, Man City dinyatakan bersalah atas finansial klub. FOTO: INSTAGRAM @mancity

SPORTS, inisumedang.com – Klub raksasa Inggris, Manchester City menghadapi babak baru dalam kasus dugaan pelanggaran aturan finansial Premier League.

Komisi Independen yang menangani perkara tersebut, menyatakan Man City bersalah atas seluruh tuduhan utama terkait pelanggaran regulasi keuangan selama periode sembilan musim.

Periode yang menjadi perhatian komisi, berlangsung dari musim 2009/2010 hingga 2017/2018.

Selain persoalan finansial, Manchester City juga dinyatakan melanggar sebagian besar kewajibannya untuk bekerja sama dalam proses penyelidikan Premier League.

Manchester City dinyatakan bersalah

Dikutip dari akun X jurnalis Fabrizio Romano, dalam putusannya, Komisi Independen menemukan adanya sejumlah kesepakatan komersial yang dinilai tidak menggambarkan kondisi sebenarnya.

Menurut temuan tersebut, pengaturan itu berdampak terhadap pencatatan pendapatan dan pengeluaran Manchester City.

Komisi juga menyimpulkan, laporan finansial yang disampaikan klub tidak menggambarkan kondisi keuangan yang sebenarnya.

Hal tersebut, dinilai telah membuat auditor dan regulator sepak bola tidak memperoleh gambaran yang akurat mengenai posisi keuangan klub.

Manchester City, turut dinyatakan melakukan pelanggaran signifikan terhadap sejumlah ketentuan batas pengeluaran yang berlaku di Premier League maupun UEFA.

Persoalan lain, muncul dalam proses investigasi. Dari empat dugaan pelanggaran terkait kewajiban Manchester City untuk memberikan kerja sama kepada Premier League, tiga di antaranya dinyatakan terbukti.

Meski demikian, keputusan tersebut belum mengakhiri perkara.

Manchester City, memiliki hak untuk mengajukan banding terhadap temuan Komisi Independen dan batas waktu yang diberikan adalah Jumat, 2 Oktober.

Premier League menyatakan seluruh rangkaian proses, termasuk apabila terdapat banding dan publikasi keputusan selanjutnya, diharapkan dapat diselesaikan dalam waktu sesingkat mungkin.

Man City siap ajukan banding

Manchester City sendiri langsung menunjukkan sikap tegas.

CEO Man City Ferran Soriano menyatakan, pihaknya menolak dasar utama perkara tersebut dan memastikan tim hukum klub akan menempuh jalur banding.

Soriano menilai perkara Premier League berpusat pada tuduhan bahwa dana pribadi pemilik Manchester City secara diam-diam disalurkan kepada klub melalui sejumlah sponsor yang memiliki hubungan dengan Abu Dhabi.

Menurutnya, tuduhan tersebut tidak benar. Ia mengatakan Manchester City telah memberikan berbagai bukti kepada komisi. Termasuk, catatan perbankan, transaksi keuangan dan keterangan saksi.

Soriano juga mempertanyakan kesimpulan Komisi Independen karena, menurut pandangan klub, bukti yang telah diserahkan tidak dipertimbangkan sebagaimana mestinya.

“Kasus Premier League terhadap kami didasarkan pada satu tuduhan palsu,” ujar Soriano di akun X Fabrizio Romano, Rabu (30/9/2026).

Ia menambahkan, tim hukum Manchester City akan mengajukan banding dengan argumentasi bahwa keputusan tersebut mengandung kesalahan mendasar dalam penerapan hukum, prinsip serta penilaian fakta.

Manchester City juga, merujuk pengalaman mereka pada 2020 ketika klub memenangkan banding di Court of Arbitration for Sport (CAS) setelah sebelumnya dijatuhi hukuman oleh UEFA.

Namun, perkara yang kini dihadapi Manchester City merupakan proses berbeda dan berkaitan langsung dengan regulasi Premier League.

Soriano memastikan klub tidak akan menghentikan upaya hukumnya.

Manchester City akan memanfaatkan seluruh jalur yang tersedia untuk mempertahankan posisi klub dalam perkara tersebut.

“Para pengacara kami sekarang akan mengajukan banding,” kata Soriano.

Di sisi lain, konsekuensi akhir terhadap Manchester City masih bergantung pada proses lanjutan.

Putusan Komisi Independen, belum otomatis menentukan hukuman akhir apabila klub menggunakan hak bandingnya.

Kasus ini pun, diperkirakan masih akan menjadi perhatian besar di sepak bola Inggris.

Hal itu, mengingat banyaknya tuduhan yang diperiksa dan rentang waktu pelanggaran yang berlangsung selama beberapa musim.

Manchester City kini memasuki tahap berikutnya dengan fokus utama mempertahankan banding dan membantah temuan yang dinilai merugikan klub.***