Kepatuhan Warga Sumedang Terhadap PPKM Darurat Terus Meningkat

  • Bagikan
Sanksi pelanggar PPKM Darurat

INISUMEDANG.COM – Memasuki hari ke 12 Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Kabupaten Sumedang tingkat kepatuhan warga akan penerapan PPKM darurat terus mengalami peningkatan.

Meningkatnya tingkat kepatuhan warga Sumedang akan PPKM Darurat ini, dapat dilihat berdasarkan laporan data harian dari Tim Penegakan hukum dan Pendisiplinan (Gakkumlin) Satgas Penanganan Covid-19, yang terus mengalami penurunan jumlah yang cukup drastis dari segi pelanggaranya.

Kepala Bidang Penegakan hukum dan Perundang-undangan Daerah (PPUD) Satpol PP Kab. Sumedang, Yan Mahal Rizzal mengatakan, dalam laporan kegiatan penegakan hukum dan pendisiplinan di 3 Posko dan 1 tim patroli ditambah beberapa data dari Kecamatan yang melaksanakan kegiatan, jumlah pelanggar di PPKM darurat ini mengalami penurunan yang cukup drastis.

“Apabila dirata-rata hanya terdapat hanya 36 pelanggaran perharinya dibandingkan dimasa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) yang rata-rata 100 orang pelanggar perharinya,” kata Rizzal yang juga selaku Anggota Bidang Gakkumlin Satgas Covid-19 Kabupaten Sumedang ini.

Lebih lanjut Rizzal mengatakan, dengan adanya PPKM Darurat pergerakan orang memang dibatasi dan pengetatan di berbagai sektor, pendisiplinan di lingkup Aparatur Sipil Negara (ASN) saja hampir 100 % melaksanakan WFH, dan hanya kegiatan yang langsung berhuhungan dengan pelayanan saja yang masuk kerja itupun dibatasi maksimal sampai 25%.

Begitu juga pada sektor esensial terutama pada kegiatan keuangan dan perbankan beroperasi paling banyak 50%.

Namun demikian, kata Rizzal, terdapat dampak positif dan negatif ditemukan dilapangan dalam pelaksanaan PPKM Darurat ini.

“Dampak negatifnya bagi warga yang mempunyai usaha karena harus tutup sementara, dengan mengemukakan berbagai alasan. Namun, Alhamdulillah dengan pendekatan yang persuasif dan penyampaian yang humanis semuanya terkendali, dalam rangka pengendalian penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sumedang,” tuturnya.

Untuk itu, sambung Rizzal, kepada seluruh warga agar dapat bersama sama mendisiplinkan diri dan mentaati ketentuan yang berlaku.

Selain itu juga, dalam rangka terus menekan angka penyebaran Covid-19, diharapkan untuk lebih mengintensifkan Satgas Covid-19 di tingkat Kecamatan, Desa/Kelurahan, RW dan RT melalui Posko satgas Covid-19 dimasing-masing wilayahnya.

“Kami berharap agar masyarakat dapat mengerti akan pemberlakuan PPKM darurat ini, dan turut serta mendukung upaya pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19, khususnya di Sumedang,” tandasnya.

  • Bagikan