TEKNO, IniSumedang.Com – Samsung Electronics Indonesia memperkenalkan Privacy Display Galaxy S26 Ultra sebagai terobosan perlindungan layar yang diklaim pertama di dunia hingga tingkat piksel. Fitur ini dirancang untuk menjaga privasi visual saat pengguna mengakses informasi sensitif di ruang publik.
Di tengah meningkatnya kekhawatiran kebocoran data, kebutuhan terhadap perangkat dengan perlindungan visual semakin mendesak. Teknik pencurian data seperti shoulder surfing mengintip layar saat korban mengakses informasi pribadi menjadi risiko nyata dalam aktivitas sehari-hari.
Samsung menyebut Privacy Display sebagai hasil riset dan uji coba lebih dari lima tahun. Teknologi ini terintegrasi langsung pada panel layar, bukan sekadar aksesori tambahan.
“Privacy Display adalah terobosan revolusioner dari tim engineering Samsung yang mampu mencegah orang lain mengintip layar tanpa mengganggu kenyamanan pengguna saat menggunakan HP. Jadi, pengguna bisa merasa lebih aman dan nyaman saat menjalani rutinitas dan mobilitas, termasuk dalam bertransaksi dan bekerja di mana saja,” ujar Ilham Indrawan, MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia.
Cara Kerja hingga Tingkat Piksel
Privacy Display Galaxy S26 Ultra bekerja dengan menyesuaikan tampilan layar hingga tingkat piksel. Saat diaktifkan, sudut pandang dari samping dibuat lebih sulit terbaca, sementara tampilan dari arah depan tetap nyaman dilihat pengguna.
Fitur ini menyediakan dua mode utama: Partial Screen Privacy dan Maximum Privacy Protection. Mode maksimum memperkuat efek privasi dengan menurunkan area yang terlalu terang serta mengangkat area gelap, sehingga layar semakin sulit dibaca dari sudut samping.
Karena terintegrasi langsung pada panel, perlindungan dapat diterapkan secara presisi pada elemen tertentu, termasuk notifikasi atau aplikasi spesifik. Pendekatan ini memberi fleksibilitas lebih personal dibanding pelindung layar konvensional.
Samsung menekankan bahwa Privacy Display dirancang untuk berbagai situasi sehari-hari. Membuka pesan di transportasi umum, mengecek email kerja di kafe, hingga memasukkan PIN saat membayar dengan QRIS menjadi contoh penggunaan yang disorot.
Fitur ini juga dinilai membantu saat pengguna menerima notifikasi sensitif di ruang publik, seperti di lift atau ruang tunggu. Dengan aktivasi yang dapat diatur melalui Quick Settings, pengguna dapat menyesuaikan tingkat privasi sesuai kebutuhan.
Pendekatan ini menghilangkan kebutuhan memasang pelindung layar tambahan yang berpotensi mengurangi kualitas visual. Privacy Display tetap menjaga mutu tampilan tanpa mengorbankan kenyamanan.
Harga dan Ketersediaan
Galaxy S26 Ultra tersedia dalam beberapa pilihan memori, dengan harga mulai Rp24.499.000 untuk varian 12GB/256GB hingga Rp31.999.000 untuk 16GB/1TB. Varian warna Pink Gold dan Silver Shadow dijual eksklusif melalui samsung.com/id.
Samsung membuka pre-order bagi konsumen yang ingin merasakan langsung pengalaman Privacy Display Galaxy S26 Ultra. Informasi lebih lanjut tersedia di situs resmi perusahaan.
Dengan Privacy Display, Samsung memperkenalkan standar baru perlindungan layar pada smartphone flagship. Teknologi ini menegaskan komitmen perusahaan dalam menghadirkan solusi keamanan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat digital saat ini.






