SUMEDANG – Proses evakuasi korban longsor TPT proyek pembangunan mini soccer di Dusun Wates RT 01 RW 01, Desa Cisempur, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jumat (2/1/2026) berlangsung dramatis.
Peristiwa tersebut mengakibatkan empat pekerja bangunan meninggal dunia dan dua lainnya selamat.
Kapolres Sumedang AKBP Sandityo Mahardika melalui Wakapolres Kompol Sungkowo menjelaskan, longsor terjadi sekitar pukul 14.00 WIB saat para pekerja tengah menggali tanah untuk pondasi TPT. Namun, material tanah dari ketinggian sekitar enam meter tiba-tiba ambles dan menimpa para pekerja yang berada di bawahnya.
“Saat kejadian, para korban sedang mengerjakan pondasi. Tanah di bagian atas tiba-tiba bergerak dan longsor, sehingga menimbun para pekerja yang berada di bawah,” ujar AKBP Sandityo dalam keterangannya, Jumat (2/1/2026).
Akibat kejadian tersebut, enam orang pekerja tertimbun material longsoran. Proses evakuasi dilakukan oleh tim gabungan TNI, Polri, BPBD, relawan, dan warga sekitar.
Seluruh korban berhasil dievakuasi pada pukul 19.10 WIB. Dari enam korban, dua orang dinyatakan selamat dan langsung dilarikan ke RS Unpad Jatinangor untuk mendapatkan perawatan medis. Keduanya adalah Dian (41), warga Cisempur, dan Ahmid (71), juga warga Cisempur.
Sementara itu, empat pekerja lainnya dinyatakan meninggal dunia. Mereka adalah Ivan (warga Rancaekek), Ujang (warga Rancaekek), Ade Hilir (warga Babakan Harja RT 07 RW 02, Desa Cileunyi Wetan), dan Hery (warga Karasak, Sumedang). Seluruh korban berprofesi sebagai buruh kuli bangunan.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait penyebab longsor serta mengevaluasi aspek keselamatan kerja di lokasi proyek. Aparat juga mengimbau masyarakat dan pengelola proyek agar lebih memperhatikan faktor keamanan, terutama pada pekerjaan konstruksi di wilayah rawan longsor.






