SUMEDANG – Yayasan Al Ma’soem Bandung bersama Al Ma’soem Group menggelar kegiatan bakti sosial bertajuk “Sehari Bersama Dhuafa” dalam rangka memperingati Haul ke-25 Almarhum H. Ma’soem, Haul ke-19 Ibu Hj. Siti Aisyah, serta Haul ke-12 H. Nanang Iskandar Ma’soem, Ahad (29/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 07.00 hingga 12.00 WIB tersebut dipusatkan di Gedung SMP lantai 1 dan Dome Al Ma’soem. Berbagai layanan sosial diberikan kepada masyarakat, di antaranya khitanan massal, santunan dhuafa, pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis, pemeriksaan mata, cek gula darah, serta donor darah.
Ketua pelaksana kegiatan, Ayi Mi’rajul Mukminin mengatakan bahwa kegiatan bakti sosial ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus mengenang jasa para pendiri Al Ma’soem.
“Al Ma’soem Group dan Yayasan Al Ma’soem Bandung secara rutin menyelenggarakan kegiatan amal setiap tahunnya, termasuk bakti sosial dalam rangka haul para pendiri,” ujarnya.
Menurutnya, khitanan massal diikuti sekitar 300 anak yang berasal dari berbagai daerah, seperti Kabupaten Bandung, Kota Bandung, hingga Kabupaten Sumedang.
Selain itu, kegiatan Sehari Bersama Dhuafa juga diikuti sekitar 600 dhuafa dari 14 panti asuhan yang berada di wilayah Bandung Timur, Kota Bandung, serta Jatinangor.
Para penerima manfaat kegiatan ini berasal dari sejumlah kecamatan, di antaranya Cicalengka dan Rancaekek (Kabupaten Bandung), Cimanggung dan Jatinangor (Kabupaten Sumedang), serta Ujungberung (Kota Bandung).
Ayi menambahkan, peringatan haul tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang jasa para pendiri Al Ma’soem, tetapi juga sebagai sarana untuk melanjutkan tradisi kebaikan dan kepedulian sosial kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Melalui kegiatan ini kami ingin meneruskan nilai-nilai kebaikan yang diwariskan para pendiri Al Ma’soem, yakni selalu berbagi dan peduli terhadap masyarakat,” pungkasnya.
Sementara itu, Komisaris Utama PT Ma’soem Group H. Entang Rosadi Ma’soem SH MH mengatakan acara bakti sosial dari grup Al Ma’soem ini rutin digelar setiap tahun, sebagai bentuk penghormatan kepada para pendiri Al Ma’soem yang telah meninggal dunia. Kebetulan, para pendiri Al Ma’soem itu wafatnya pada bulan syawal atau berdekatan dengan idul fitri. Sehingga, momentumnya bakti sosial bersama dhuafa dan silaturahmi idul fitri.
“Kami dari keluarga H. Ma’soem memaknai ini sebagai hari berbagi bersama dhuafa, sebagaimana amanat peninggalan almarhum, harus rajin bersedekah dan berbagi rejeki serta bersikap jujur. Jadi, memang program ini amanat dari beliau,” ujarnya.
Menurutnya, peringatan haul merupakan momentum penting bagi Yayasan Al Ma’soem maupun Al Ma’soem Group untuk melanjutkan tradisi sosial yang diwariskan para pendiri.
“Al Ma’soem Group dan Yayasan Al Ma’soem Bandung secara rutin menyelenggarakan kegiatan amal setiap tahunnya termasuk bakti sosial dalam rangka haul para pendiri,” katanya.
Sebelumnya rangkaian Haul Pendiri Al Ma’soem digelar di Makam Keluarga di Dangdeur Rancaekek, dilanjutkan Minggu 29 Maret Sehari Bersama Dhuafa khitanan massal, dan Senin 30 Maret akan digelar Tablig Akbar oleh Ustad Syam Trans TV, serta silaturahmi idul fitri.






