Hari Ketiga PPKM Darurat, 10 Warga Tak Pakai Masker Terjaring Razia

  • Bagikan
Warga terjaring razia PPKM

JATINANGOR – Hari Ketiga diberlakukannya PPKM Darurat sejak tanggal 3 Juli 2021, 10 warga tak memakai masker terjaring razia PPKM di depan Kantor Camat Jatinangor, Senin (5/7).

Danramil Jatinangor Kapten INF Lesly Darmawan melalui DPP Peltu Indra R mengatakan razia PPKM Darurat tersebut sebagaimana diatur Operasi Penerapan Sanksi Admnistrasi Perbup Nomor 5 Tahun 2021 Di Pos PPKM Darurat Wilayah Jatinangor. Ada pun unsur yang terlibat oleh gabungan Unsur TNI dari Koramil Jatinangor, Polsek Jatinangor, Satpol PP Kecamatan dan Satpol PP Kabupaten.

“Razia digelar Senin (5/7) Dimulai pukul 9.00 s/d Selesai bertempat di depan Universitas Padjadjan Kampus Jatinangor,” ujarnya.

Adapun sasaran operasi pertama pengemudi/penumpang baik roda 2 maupun roda 4 yang tidak menggunakan masker. Kedua warga yang tidak menggunakan masker secara baik di ruang publik. Ketiga Bagi yang melanggar akan di kenakan Sanksi adminitratif. Keempat Pengendara yang tidak memeliki Surat Hasil Swab Covid 19.

“Adapun hasil operasi tersebut yang tidak memakai masker berjumlah 10 orang dikenakan denda Administratif. Putar balik kendaraan roda 4 ada 5, kendaraan roda 2 nihil. Uang hasil operasi denda administratif yang didapat sebesar Rp 320.000,” ujarnya.

Sementara itu, unsur yang terlibat anggota Koramil 3 Orang, Subden Pom 1 orang, Polsek 8 orang, Satpol PP. Kec Jatinangor 4 orang, Satpol PP Kab Sumedang 6 orang, dan Dishub 2 Orang.

Camat Jatinangor Drs Herry Dewantara melalui Kasi Trantib Endang Sukayat S.Sos menambahkan, operasi ini sebagai edukasi dan efek jera bagi masyarakat agar mentaati protokol kesehatan. Serta melindungi diri dari bahaya wabah Covid 19, agar Sumedang benar benar bersih dari virus corona.

“Selain penyekatan di Jalan jalan protokol, Satpol PP juga menyediakan pos pam PPKM Darurat di halaman kantor kecamatan Jatinangor samping pos lantas Jatinangor,” tandasnya.

  • Bagikan