KALTIM – Gubernur Kalimantan Timur, Isran Noor, memperingatkan para perencana Ibu Kota Nusantara (IKN) agar tidak mengabaikan potensi masalah sosial jangka panjang dalam perencanaan IKN.
Menurutnya, IKN dibangun dengan semangat untuk mengubah konsep pembangunan yang Jawa sentris menjadi Indonesia sentris.
“Namun hal itu tidak akan tercapai jika masalah sosial tidak diperhitungkan dengan cermat”. Ujarnya
Isran Noor menegaskan, bahwa perubahan besar selalu diiringi masalah, namun penting untuk menyiapkan solusi dan menghadapinya dengan tenang.
Sebelumnya, Profesor Bagong Suyanto dari Universitas Airlangga juga mengingatkan pemerintah untuk memiliki empati terhadap isu besar pemindahan ibu kota negara.
Ia memperingatkan bahwa jika pemindahan IKN diisi oleh aparat yang memiliki mindset korup, maka akan menimbulkan masalah sosial baru.
Oleh karena itu, harus diisi oleh aparat di semua tingkatan yang memiliki empati tinggi terhadap rakyat.
-
Bupati Sumedang Instruksikan OPD Prioritaskan Produk UMKM Lokal dalam Setiap Kegiatan Pemerintahan
SUMEDANG – Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sumedang dalam memperkuat ekonomi kerakyatan dengan mendorong seluruh Organisasi…
-
Longsor Terjang Pamulihan, Pabrik Air Mineral di Sumedang Ambruk Tertimbun Material
SUMEDANG – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Pamulihan memicu bencana longsor di Dusun Cigendel, RT 02/08, Desa Cigendel, Kabupaten…
-
Bupati Sumedang Ajak Sekolah Jadikan Tahura dan Museum Prabu Geusan Ulun sebagai Kelas Terbuka
SUMEDANG – Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir mendorong satuan pendidikan di Kabupaten Sumedang untuk memanfaatkan potensi alam dan budaya…









