Polisi dan Warga Bersihkan Material Longsor di Buahdua

longsor Buahdua Sumedang

SUMEDANG, 15 Maret 2026 — Aparat kepolisian bersama unsur TNI, pemerintah desa, petugas pemadam kebakaran, serta masyarakat melakukan gotong royong membersihkan material tanah longsor yang menutup badan jalan di wilayah Kecamatan Buahdua, Kabupaten Sumedang, Minggu malam, 15 Maret 2026.

Longsoran tanah terjadi di Blok Gunung Nangkod, Desa Cibitung, setelah hujan deras dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut. Curah hujan menyebabkan kondisi tanah di lereng bukit menjadi labil sehingga sebagian material tanah runtuh dan menutup badan jalan.

Peristiwa tersebut sempat mengganggu arus lalu lintas karena sebagian jalan tertutup material tanah dan lumpur.

Hujan Deras Picu Longsor

Kegiatan pembersihan material longsor dimulai sekitar pukul 19.00 WIB, tidak lama setelah laporan mengenai kejadian tersebut diterima oleh aparat setempat.

Tanah yang longsor berasal dari lereng bukit di sekitar lokasi jalan. Meski tergolong longsoran kecil, material tanah yang menutupi badan jalan cukup menghambat kendaraan yang melintas.

Ini Baca Juga :  Operasi Yustisi, Delapan Pelanggar Diberikan Sanksi Lisan dan Tertulis

Selain menutup jalan, kondisi tanah yang basah dan berlumpur juga membuat permukaan jalan menjadi licin sehingga berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas.

Pembersihan Dilakukan Secara Gotong Royong

Untuk mempercepat pemulihan akses jalan, aparat kepolisian bersama warga langsung melakukan pembersihan material longsor secara gotong royong.

Proses pembersihan dilakukan menggunakan peralatan sederhana yang tersedia di lokasi. Petugas dari Unit Pemadam Kebakaran UPT Conggeang juga turut membantu proses pembersihan material tanah.

Selain membersihkan longsoran, petugas juga melakukan pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi kejadian. Langkah ini dilakukan untuk menjaga keamanan pengguna jalan selama proses pembersihan berlangsung.

Kapolsek Buahdua AKP Agus Nurjaman mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan respons cepat aparat bersama masyarakat setelah menerima laporan adanya longsoran tanah.

Ini Baca Juga :  Badminton Piala Kapolsek Pamulihan Cup Sukses Digelar

“Begitu menerima laporan adanya tanah dari lereng bukit yang jatuh ke badan jalan akibat hujan deras, kami langsung mengerahkan personel bersama unsur TNI, pemerintah desa, Damkar dan masyarakat untuk melakukan pembersihan material secara gotong royong agar arus lalu lintas kembali normal,” ujar AKP Agus Nurjaman.

Akses Jalan Kembali Normal

Berkat kerja sama antara aparat dan masyarakat, material longsoran dapat dibersihkan dalam waktu relatif singkat.

Setelah pembersihan selesai, akses jalan kembali dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.

Kegiatan pembersihan material longsor tersebut berlangsung hingga sekitar pukul 20.45 WIB.

Kapolres Sumedang AKBP Sandityo Mahardika melalui Kasi Humas Polres Sumedang AKP Awang Munggardijaya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

Menurutnya, kerja sama antara aparat dan masyarakat memiliki peran penting dalam menangani kejadian bencana alam di wilayah Kabupaten Sumedang.

Ini Baca Juga :  Polsek Cibugel Bagikan Sembako ke Warga Terdampak Kenaikan BBM

“Sinergitas antara Polri, TNI, pemerintah desa, Damkar serta masyarakat sangat penting dalam penanganan kejadian seperti ini. Alhamdulillah material longsoran dapat segera dibersihkan sehingga jalur kembali bisa dilalui dan aktivitas masyarakat tidak terganggu,” ungkapnya.

Imbauan Waspada Bencana

Pihak kepolisian juga mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana alam, terutama di wilayah perbukitan yang rawan longsor.

Curah hujan yang masih cukup tinggi dalam beberapa waktu terakhir meningkatkan risiko terjadinya tanah longsor maupun bencana lainnya.

Masyarakat diminta segera melaporkan kepada aparat setempat apabila menemukan tanda-tanda pergerakan tanah atau kondisi lereng yang berpotensi longsor.

Dalam kejadian tersebut tidak dilaporkan adanya korban jiwa maupun kerugian materi. Situasi di lokasi kejadian juga telah dinyatakan aman dan kondusif setelah proses pembersihan material selesai dilakukan.