SUMEDANG – Pemerintah Kabupaten Sumedang terus mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), salah satunya melalui pemeriksaan pajak kendaraan bermotor di kawasan Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS).
Operasi Gabungan (Opgab) tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Pengendalian dan Evaluasi Pendapatan Daerah (PEPD), N. Dewi Ratna Novianti, S.IP., M.Si., dengan melibatkan P3D Wilayah Sumedang atau Samsat Sumedang, Jasa Raharja, Bank bjb, serta jajaran TNI dan Polri.
Kegiatan ini difokuskan pada optimalisasi penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) sebagai bagian dari upaya memperkuat sumber pendapatan daerah.
“Operasi gabungan ini menjadi salah satu upaya untuk mengoptimalkan penerimaan pajak kendaraan bermotor. Kami mendorong masyarakat agar semakin tertib dalam memenuhi kewajiban perpajakannya sehingga potensi pendapatan daerah dapat dimaksimalkan,” ujar N. Dewi Ratna Novianti.
Menurutnya, peningkatan kepatuhan wajib pajak memiliki peran penting dalam mendukung penguatan PAD Kabupaten Sumedang. Penerimaan daerah yang optimal dibutuhkan untuk menunjang pembiayaan pembangunan dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat.
Selain pemeriksaan pajak, kegiatan ini juga mendorong ketertiban administrasi kepemilikan kendaraan, termasuk pemenuhan kewajiban Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor.
Melalui sinergi lintas instansi, optimalisasi pajak kendaraan diharapkan dapat berkontribusi terhadap peningkatan PAD sekaligus memperkuat kemampuan keuangan daerah dalam mendukung pembangunan Kabupaten Sumedang.





