Disparbudpora Sumedang, Perbolehkan Objek Wisata di Pesisir Sungai Dibuka, Ini Syaratnya

  • Bagikan

INISUMEDANG.COM – Sempat ditutup pasca bencana banjir bandang, yang melanda wilayah Desa Citengah, Kecamatan Sumedang Selatan, pada Kamis (25/3/2021) lalu.Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang, melalui Dinas Pariwisata, Budaya, Pemuda dan Olahraga ( Disparbudpora ) memperbolehkan kembali Objek Wisata yang memanfaatkan aliran sungai di wilayah Kabupaten Sumedang untuk dibuka kembali.

Kendati demikian, ada syarat yang wajib dipenuhi oleh para pengelola objek wisata, yaitu Objek Wisata harus sudah bersih kembali dari material lumpur kayu akibat luapan sungai. Kemudian harus menjaga keselamatan, kenyamanan dan memberikan tanda di lokasi yang titik-titik rawan, serta tetap menjaga Prokes (Protokol Kesehatan).

“Jadi, terkait himbauan penutupan sementara tempat wisata yang menggunakan aliran sungai, hanya sampai hari ini saja. Karena kemarin kami sudah koordinasi dengan PUPR Kabupaten Sumedang,” kata Kepala Disparbudpora Sumedang Hari Tri Santosa kepada wartawan, Selasa (30/3/2021).

Hari menuturkan, masih ada beberapa aliran sungai yang ditreatmen dengan membuat Bronjong dan direkontruksi beberapa ruas jalan menuju lokasi wisata yang terkena longsoran.

“Pihak PUPR, Satpol PP bersama Kecamatan, Desa, Babinsa dan Babinkamtibmas serta masyarakat turut membantu membersihkan material lumpur dan kayu,” ujarnya.

Hari juga berharap, para pengelola wisata yg berada di dekat aliran sungai mulai membersihkan material yg terdampak, karena bisa menimbulkan penyakit dan kurang indah pemandangan.

“Saya menghimbau agar pengelola wisata untuk berhati-hati terhadap
titik-titik yang dianggap rawan bencana. Ini semua untuk menjaga keselamatan keamanan dan kenyamanan pengunjung,” tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, pasca terjadinya banjir bandang yang terjadi di wilayah Desa Citengah Kecamatan Sumedang Selatan, Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang melalui Disparbudpora Sumedang sempat menutup beberapa objek wisata di pesisir Sungai di Sumedang.

Hal itu, dilakukan karena Intensitas curah hujan yang masih tinggi. Sehingga menjadi pertimbangan kami untuk menjaga keamanan dan keselamatan pengunjung.

  • Bagikan