Dinas Kesehatan Belum Temukan Pemudik Positif Covid-19 Masuk ke Sumedang

  • Bagikan

INISUMEDANG.COM – Meski angka positif Covid-19 terus mengalami peningkatan setiap harinya. Namun, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kab. Sumedang menyatakan hingga H – 3 Idul Fitri 1442 Hijriah belum menemukan Pemudik yang terindikasi positif Covid-19 masuk ke Sumedang, usai melaksanakan Rapid Tes Antigen secara random yang dilakukan kepada sejumlah pemudik, selama masa penerapan larangan mudik sejak 6 sampai dengan 9 Mei 2021 di Pos Penyekatan.

Adapun terjadinya peningkatan kasus positif Covid-19 di Sumedang, merupakan hasil dari tracing dan traning yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kab. Sumedang, dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

Demikian dikatakan Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan (SDK) Dinkes Sumedang Ekki Riswandiyah, saat Expose terkait Pos Pelayanan Kesehatan di Posko Penyekatan Pemudik, di Aula Dinkes, Senin (10/5/2021).

Adapun menghadapi libur lebaran 2021 ini, sambung Ekki, dalam upaya pencegahan penanganan Covid-19, pihaknya telah menyiagakan 24 jam fasilitas kesehatan di 35 Puskesmas, 3 Rumah Sakit (RS) serta PSC 119.

“Kami sudah menempatkan tenaga kesehatan (nakes) yang disiagakan di 12 Pos penyekatan, 3 Pos pengamanan, 1 Pos pelayanan dan 1 Pos terpadu,” ujarnya.

Ekki mengatakan, Nakes tersebut dibagi tugas menjadi dua shift, yang ditempatkan di 17 titik. Dan di setiap pos ada 2 orang nakes bersiaga.

Selain itu, Dinkes Sumedang juga telah melakukan koordinasi dengan Satgas penanganan Covid-19 hingga lintas sektoral dalam menghadapi libur hari raya Idul fitri 1442 H di tengah masa pandemi Covid-19 ini.

“Dinkes Sumedang juga terus berupaya meningkatkan promosi kesehatan dan pemantauan pelaksanaan protokol kesehatan (prokes), dengan memasang spanduk imbauan untuk menaati prokes di sejumlah tempat strategis,” ucapnya.

Selain itu, kata Ekki, pihaknya juga telah mengoptimalkan koordinasi dengan lintas sektoral, hingga melakukan pemantauan terutama pada kegiatan kegiatan masyarakat yang berpotensi terjadi kerumunan.

“Kami pun gencar melakukan testing, tracing dan treatment terutama bagi warga dari luar kota yang baru masuk Sumedang. Dan terus melakukan pemantauan, di pusat perbelanjaan, pasar, tempat ibadah, obyek wisata serta area publik lainnya,” kata Ekki.

Ekki berharap memasuki libur lebaran ini, agar warga Sumedang yang sedang di luar kota untuk dapat mengikuti anjuran Pemerintah agar tidak mudik ke kampung halamannya.

“Intinya kami berharap, warga Sumedang yang sedang diluar kota, agar menunda niatnya untuk mudik lebaran. Untuk mencegah adanya penyebaran Covid-19 dari pemudik,” tandasnya.

  • Bagikan