NAPOLI — Pelatih Francesco Calzona mengungkap pengalaman sulit yang ia alami saat menangani Napoli pada musim 2024/2025. Ia menyebut periode tersebut diwarnai berbagai persoalan internal yang memengaruhi performa tim.
Calzona ditunjuk sebagai pelatih setelah klub memecat Walter Mazzarri di awal musim. Namun, ia harus menghadapi situasi tim yang tidak stabil sejak awal masa kepemimpinannya.
Mengutip laporan jurnalis Nicolo Schira, Calzona mengakui adanya ketegangan antara pemain dan pihak klub yang berdampak pada suasana ruang ganti.
Konflik Internal Ganggu Stabilitas Tim
Calzona menjelaskan bahwa hubungan yang tidak harmonis di dalam tim menjadi salah satu faktor utama sulitnya membangun konsistensi permainan.
Ia menyebut ruang ganti tidak berada dalam kondisi kondusif akibat berbagai ketidakpuasan yang muncul dari dalam tim.
Situasi tersebut membuat komunikasi dan koordinasi antarpemain menjadi kurang optimal sepanjang musim.
Soroti Kondisi Dua Pemain Kunci
Selain persoalan umum di dalam tim, Calzona juga menyoroti kondisi dua pemain penting Napoli.
Penyerang Victor Osimhen disebut jarang mengikuti sesi latihan, yang berdampak pada kesiapan tim dalam menghadapi pertandingan.
Sementara itu, winger Khvicha Kvaratskhelia dikabarkan mengalami kondisi mental yang kurang stabil akibat ketidakpuasan terhadap situasi di klub.
Kondisi kedua pemain tersebut dinilai turut memengaruhi performa Napoli secara keseluruhan.
Pengalaman Berharga bagi Calzona
Meski menghadapi berbagai kendala, Calzona menilai periode tersebut sebagai pengalaman penting dalam karier kepelatihannya.
Ia mengaku mendapatkan banyak pelajaran, baik dalam mengelola tim maupun memahami dinamika hubungan antara pemain dan manajemen.
“Situasinya memang tidak mudah, ada banyak masalah dan ketidakpuasan di dalam tim. Namun, itu tetap menjadi pengalaman luar biasa yang memberi saya banyak pelajaran,” ujar Calzona.
Pelajaran dari Musim Sulit
Pengalaman di Napoli menjadi refleksi bagi Calzona dalam menghadapi tantangan di masa depan. Ia menilai bahwa stabilitas internal merupakan faktor penting dalam membangun performa tim.
Kasus Napoli musim 2024/2025 menunjukkan bahwa masalah di luar lapangan dapat berdampak langsung terhadap hasil di lapangan.
Bagi Calzona, periode tersebut menjadi pengingat bahwa keberhasilan sebuah tim tidak hanya ditentukan oleh kualitas pemain, tetapi juga oleh keharmonisan di dalam klub.






