BOLA, IniSumedang.Com — Striker Inter Milan, Ange-Yoan Bonny, memutuskan untuk membela tim nasional Pantai Gading menjelang Piala Dunia 2026. Keputusan tersebut diambil meski pemain kelahiran Prancis itu sebelumnya sempat memperkuat tim nasional Prancis di kelompok usia muda.
Bonny diketahui pernah tampil bersama timnas Prancis U-19 hingga U-23. Namun, ia kini memilih memperkuat Pantai Gading, negara asal keluarganya, untuk level senior.
Keputusan tersebut dikonfirmasi langsung oleh pelatih Pantai Gading, Emerse Fae. Ia menyebut Bonny telah menyatakan kesediaannya untuk bergabung dengan Les Éléphants, julukan timnas Pantai Gading.
Belum Bergabung karena Kondisi Kesehatan
Meski telah menyatakan komitmen, Bonny belum akan bergabung dalam waktu dekat. Fae menjelaskan bahwa pemain tersebut saat ini tengah mengalami gangguan kesehatan yang memerlukan pemulihan.
Masalah tersebut berkaitan dengan kondisi gigi yang dialami Bonny, sehingga tim pelatih memutuskan untuk tidak memaksanya bergabung lebih awal.
“Bonny sudah setuju bergabung dengan timnas, tapi saya akan meninggalkannya di Inter untuk sementara waktu,” ungkap Fae, Kamis, 19 Maret 2026.
Keputusan tersebut diambil agar Bonny dapat fokus pada pemulihan dan kembali ke kondisi terbaiknya sebelum menjalani agenda internasional.
Fokus Pemulihan di Inter Milan
Tim nasional Pantai Gading memilih memberikan waktu bagi Bonny untuk tetap berada di klubnya, Inter Milan. Dengan tetap bermain di level klub, diharapkan kondisi fisik dan performanya dapat meningkat secara bertahap.
Langkah ini juga dinilai penting agar pemain dapat kembali dalam kondisi optimal saat dibutuhkan di tim nasional.
Bonny diproyeksikan menjadi bagian dari kekuatan lini depan Pantai Gading dalam menghadapi berbagai turnamen internasional, termasuk Piala Dunia 2026.
Tantangan di Grup E Piala Dunia 2026
Pantai Gading saat ini tengah mempersiapkan diri menghadapi Piala Dunia FIFA 2026. Dalam turnamen tersebut, tim ini tergabung di Grup E bersama sejumlah tim kuat.
Pantai Gading akan bersaing dengan Ekuador, Jerman, serta Curaçao dalam fase grup. Komposisi tersebut membuat persaingan diperkirakan berlangsung ketat.
Kehadiran pemain seperti Bonny diharapkan dapat menambah daya gedor tim, terutama dalam menghadapi lawan-lawan dengan kekuatan merata.
Tambahan Kekuatan di Lini Serang
Sebagai pemain yang berkembang di kompetisi Eropa, Bonny dinilai memiliki pengalaman yang dapat memberikan kontribusi signifikan bagi tim nasional.
Keputusan memilih Pantai Gading juga mencerminkan tren sejumlah pemain diaspora yang memutuskan membela negara asal keluarga mereka di level internasional.
Dengan bergabungnya Bonny, Pantai Gading berharap dapat meningkatkan daya saing tim dalam ajang Piala Dunia 2026.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi memperkuat skuad dengan kombinasi pemain berpengalaman dan talenta muda guna menghadapi persaingan di turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia.






