oleh

Angka Penularan Covid-19 di Sumedang Relatif Terkendali

INISUMEDANG.COM – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, menyebutkan angka penularan Covid-19 di Kabupaten Sumedang relatif terkendali.

Demikian disampaikan Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Sumedang/Bupati Sumedang H Dony Ahmad Munir, Rabu (25/3/2021).

Menurutnya, berdasarkan data Covid-19 meter hasil pemodelan ahli matemtika dari ITB (Institut Teknologi Bandung) menunjukkan kabar menggembirakan.

Pasalnya, dari statistik tersebut, reproduction number dan transmission indeks, kasus Covid-19 di Sumedang relatif terkendali.

“Di bulan Februari 2021 lalu, reproduction number Sumedang ada di angka 3,3, yang artinya satu orang berpotensi bisa menularkan kepada tiga orang,” ujarnya.

Selanjutnya, sambung Dony, angka tersebut turun menjadi 0,5 pada 19 Maret 2021 kemarin. Sehingga, untuk tingkat penyebarannya saat ini sudah di bawah satu orang.

“Jadi berdasarkan hasil pemodelan ahli matemtika dari ITB itu, menunjukkan bahwa potensi penularan Covid-19 di Kabupaten Sumedang bisa ditekan dan relatif terkendali,” kata Dony

Karena, lanjut Dony, ada perubahan menggembirakan dari posisi Maret, jika dibandingkan dengan bulan Februari.

“Makanya, Sumedang bertahan di zona kuning di saat kabupaten/kota di sekitarnya berubah jadi zona oranye,” ucapnya.

Kendati angka penularannya relatif terkendali, Dony menambahkan, kita tidak lantas berpuas diri, melainkan harus terus memperkuat sinergi dengan berbagai elemen masyarakat (tokoh masyarakat) untuk melakukan sosialisasi yang massive guna membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya disiplin dalam
penerapan Protokol Kesehatan (5M).

“Satgas juga terus melakukan Ikhtiar 3T (Tracing, Testing, Treatmen). Kemudian, perlu diantisipasi berkembangnya anggapan masyarakat bahwa Covid-19 sudah tidak berbahaya lagi, di satu sisi optimisme ini bagus tapi ketika lengah bisa menjadi potensi penyebaran covid-19. Dan masyarakat juga
perlu diberikan kesadaran bahwa yang sudah divaksin masih bisa tertular Covid-19, serta Operasi penegakan disiplin penerapat prokes harus terus dilakukan,” tandasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait