JAKARTA – Samsung memperkuat integrasi Galaxy AI pada Galaxy Buds Series untuk menjawab kebutuhan perangkat true wireless stereo (TWS) yang semakin adaptif di Indonesia. Langkah ini menandai evolusi peran TWS dari sekadar perangkat audio menjadi bagian integral dalam produktivitas dan aktivitas harian pengguna.
Dalam siaran pers tertanggal 19 Februari 2026, Samsung menyoroti perubahan pola penggunaan perangkat audio di tengah gaya hidup yang semakin dinamis. Pengguna kini menghadapi beragam situasi, mulai dari rapat daring di ruang publik hingga menerima panggilan penting saat bepergian. Kondisi tersebut menuntut perangkat yang mampu menyesuaikan diri dengan konteks secara cepat dan presisi.
TWS yang Beradaptasi dengan Konteks
Samsung menyatakan Galaxy AI dirancang untuk mengenali konteks penggunaan dan merespons secara real time. Integrasi ini memungkinkan Galaxy Buds membantu menjaga fokus saat bekerja sekaligus mempertahankan konektivitas yang seamless ketika pengguna berpindah perangkat.
Pendekatan tersebut memperlihatkan arah pengembangan TWS yang tidak lagi berpusat pada spesifikasi teknis semata. Samsung menempatkan kecerdasan buatan sebagai fondasi pengalaman audio yang lebih intuitif dan personal.
Perubahan peran Galaxy Buds mulai terlihat melalui Galaxy Buds3 Series yang telah menghadirkan fitur berbasis Galaxy AI. Beberapa di antaranya termasuk Interpreter dalam Listening Mode serta Adaptive Sound. Fitur-fitur ini memungkinkan percakapan lintas bahasa berlangsung lebih mudah sekaligus menyesuaikan kualitas audio secara otomatis berdasarkan kondisi sekitar.
Respons Pasar Indonesia
Samsung menilai pasar Indonesia semakin terbuka terhadap perangkat TWS yang mengedepankan pengalaman cerdas dan terintegrasi. Respons positif terhadap Galaxy Buds3 Series menjadi indikator bahwa konsumen tidak lagi sekadar mencari kualitas suara, tetapi juga fleksibilitas dan kecerdasan perangkat.
“Ekspektasi terhadap TWS terus berkembang. Pengguna kini membutuhkan perangkat yang mampu menyesuaikan diri dengan berbagai situasi penggunaan. Melalui integrasi Galaxy AI pada Samsung Galaxy Buds Series, kami menghadirkan pengalaman audio yang lebih adaptif dan relevan dengan ritme aktivitas sehari-hari,” ujar Tipe Sultan, MX Product Marketing Manager Samsung Electronics Indonesia.
Pernyataan tersebut menegaskan fokus Samsung pada pengembangan perangkat yang kontekstual. Galaxy Buds tidak hanya berfungsi sebagai pelengkap smartphone, melainkan menjadi bagian dari alur interaksi digital sehari-hari.
Ekosistem Galaxy yang Terintegrasi
Integrasi Galaxy AI juga memperkuat posisi Galaxy Buds dalam ekosistem Galaxy. Perangkat ini dirancang bekerja selaras dengan berbagai produk Samsung lainnya, menghadirkan pengalaman lintas perangkat yang lebih mulus.
Samsung menempatkan AI sebagai fondasi pengalaman yang menghubungkan perangkat secara harmonis. Sinergi antarperangkat menjadi elemen penting dalam strategi inovasi perusahaan, terutama dalam menciptakan pengalaman yang intuitif.
“Kami percaya masa depan perangkat pintar terletak pada konektivitas yang intuitif dan saling terintegrasi, di mana setiap perangkat bekerja secara harmonis untuk memahami dan mendukung kebutuhan penggunanya. Antusiasme terhadap Galaxy Buds Series mendorong kami untuk terus melangkah lebih jauh dan menetapkan arah baru bagi inovasi TWS ke depan,” tutup Sultan.
Dengan penguatan Galaxy AI pada Galaxy Buds Series, Samsung menegaskan komitmennya membangun ekosistem yang semakin cerdas. Evolusi TWS kini bergerak menuju perangkat yang adaptif, responsif, dan terintegrasi dalam keseharian pengguna modern






