SUMEDANG – Pemerintah Kabupaten Sumedang menunjukkan komitmen serius dalam memperbaiki infrastruktur pendidikan dengan menggelontorkan anggaran lebih dari Rp20 miliar untuk perbaikan 109 sekolah yang mengalami kerusakan di berbagai jenjang pendidikan.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, Eka Ganjar Kurniawan, mengatakan bahwa anggaran yang bersumber dari APBD Kabupaten Sumedang tersebut difokuskan untuk menangani sekolah-sekolah yang belum mendapatkan program bantuan dari pemerintah pusat.
“Perbaikan ini menyasar sekolah dengan kondisi bangunan rusak ringan hingga berat, mulai dari jenjang PAUD, SD, hingga SMP,” ujarnya.
Selain dukungan dari pemerintah daerah, kata EMA, Pemerintah Pusat juga menyalurkan program revitalisasi sekolah di Kabupaten Sumedang. Melalui program tersebut, sebanyak 20 sekolah dasar serta SMP Negeri 25 Sumedang masuk dalam daftar penerima revitalisasi menyeluruh.
Menurut Eka, program revitalisasi dari pemerintah pusat difokuskan pada sekolah dengan kondisi rusak sedang dan berat, dengan konsep perbaikan total terhadap seluruh bangunan dalam satuan pendidikan.
“Revitalisasi tidak dilakukan setengah-setengah. Seluruh bangunan sekolah diperbaiki agar benar-benar layak dan aman digunakan,” tegasnya.
Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah ini, tambah Eka, diharapkan mampu mempercepat penanganan sekolah rusak di Kabupaten Sumedang sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan belajar bagi ribuan peserta didik.






