Bupati Sumedang Tegas: Proyek Asal-asalan Jangan Dibayar!

Foto: Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir (Istimewa)

SUMEDANG – Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, kembali menegaskan pentingnya kualitas pembangunan dan ketelitian pengawasan kepada jajaran Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP). Arahan tersebut disampaikannya saat pembinaan SAKIP dan penajaman Renstra di Kantor Perkimtan, Kamis (11/12/2025).

Dalam kesempatan itu, Bupati Dony meminta seluruh jajaran dinas bekerja dengan semangat, ketulusan, dan profesionalisme. Menurutnya, pekerjaan yang dilakukan dengan hati akan menghasilkan kinerja yang maksimal.

“Kalau bekerja dengan hati, hasilnya lebih sungguh-sungguh. Ada cinta pada pekerjaan, sehingga semua dijalani dengan senang dan penuh tanggung jawab,” ucapnya.

Ini Baca Juga :  Jembatan Cibayawak Sumedang Dipastikan Dibangun Tahun 2026, Anggaran Rp5,1 Miliar Disiapkan

Selain itu, Dony juga menekankan bahwa seluruh proyek pembangunan harus memenuhi aturan dan standar kualitas. Pembangunan yang baik, kata Ia, akan bertahan lama dan memberi manfaat luas bagi masyarakat.

“Normatifnya wajib dipenuhi dan kualitas bangunan harus nomor satu,” ujarnya.

Dony juga meminta kepala dinas dan jajarannya rutin memantau kondisi langsung di lokasi proyek.

“Kadis harus turun cek ricek. Kalau pekerjaannya tidak sesuai, jangan dibayar dulu. Tegas saja. Kalau terlanjur dibayar, perbaiki saat masa pemeliharaan. Pengawasan harus kuat dan berlapis,” tegasnya.

Ini Baca Juga :  Bantuan Rutilahu Jadi Kado untuk Warga Cibunar di HUT Korpri ke-54 Tingkat Sumedang

Bupati Dony juga mengingatkan agar tidak ada celah yang dapat menjadi persoalan dan viral di media sosial.

“Jangan sampai memberi ruang orang mempersoalkan pekerjaan. Kalau semuanya sudah sesuai aturan dan kualitas terjaga, kita lebih tenang menghadapi apa pun,” tandasnya.