Luke Shaw Nilai Sentuhan Carrick Hidupkan Kembali Manchester United

SUMBER FOTO: X FABRIZIO ROMANO

INISUMEDANG.COM – Kebangkitan Manchester United di Premier League musim 2025/2026 mendapat sorotan dari internal tim. Bek kiri MU Luke Shaw menyebut kehadiran Michael Carrick sebagai pelatih caretaker membawa dampak besar, baik dalam permainan di lapangan maupun suasana di ruang ganti.

Carrick ditunjuk manajemen MU pada awal Januari 2026 setelah klub memutuskan berpisah dengan Ruben Amorim. Penunjukan mantan gelandang legendaris Setan Merah itu langsung diikuti lonjakan performa yang signifikan.

Manchester United mencatat empat kemenangan beruntun di liga, seluruhnya diraih atas tim-tim papan atas.

Ini Baca Juga :  Kegagalan Transfer Mason Greenwood dari Manchester United ke Lazio

Rangkaian kemenangan tersebut bukan tanpa bobot. MU menundukkan Manchester City dengan skor 2–0 dan menang dramatis 3–2 atas Arsenal, dua tim yang digadang sebagai kandidat kuat juara musim ini. MU juga mengalahkan Fulham 3–2 serta menaklukkan Tottenham Hotspur dengan skor 2–0.

Hasil tersebut mengangkat posisi Manchester United ke papan atas klasemen sementara. Hingga pekan terakhir, MU menempati peringkat keempat dengan koleksi 44 poin, hasil dari 12 kemenangan, delapan kali imbang, dan lima kekalahan. Capaian itu menandai kebangkitan signifikan setelah periode inkonsistensi di paruh awal musim.

Ini Baca Juga :  Takluk 0-1 dari Liverpool, Manchester City Derita Kekalahan Pertama di Liga Inggris

Luke Shaw menilai perubahan yang dibawa Carrick terasa jelas. Ia menyebut sosok Carrick memahami kultur klub dan tuntutan kompetisi di level tertinggi. “Michael Carrick, benar-benar membuat perbedaan. Yang paling penting, dia memahami klub ini dan tahu persis apa yang dibutuhkan untuk memenangkan pertandingan.”

Menurut Shaw, pemahaman tersebut berdampak langsung pada kenyamanan pemain. Atmosfer tim dinilai lebih positif dan terarah.

“Hal itu, membuat semua orang merasa nyaman, dan menikmati apa yang kami lakukan,” ujar Shaw kepada Talksport, seperti dikutip dari pernyataan jurnalis Eropa Fabrizio Romano, Senin, 9 Februari 2026.

Ini Baca Juga :  Minat Sheikh Jassim untuk Membeli Manchester United Menurun, West Ham United sebagai Alternatif Menarik

Pujian Shaw mencerminkan perubahan suasana di internal tim. Di bawah arahan Carrick, Manchester United dinilai kembali menemukan identitas permainan yang agresif dan terorganisasi. Transisi dari fase bertahan ke menyerang terlihat lebih cair, sementara kedisiplinan lini belakang juga mengalami peningkatan.

Bagi MU, periode kepelatihan Carrick menjadi sinyal kuat kebangkitan di tengah persaingan ketat Premier League. Rentetan kemenangan atas tim-tim elite memberi kepercayaan diri baru bagi Setan Merah untuk bersaing di papan atas hingga akhir musim.