SUMEDANG, 3 Januari 2026 – Kampung Wisata Pangjugjugan (KWP) yang berlokasi di Dusun Babakan Anjun, Desa Cilembu, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang, menjadi salah satu destinasi wisata favorit masyarakat saat libur Tahun Baru 2026.
Kawasan wisata ini menawarkan beragam wahana air dan permainan keluarga, salah satunya kolam renang dengan air busa yang menjadi daya tarik utama pengunjung.
Di kawasan Kampung Wisata Pangjugjugan, pengunjung dapat menikmati berbagai fasilitas, seperti kolam air busa, kolam arus, wahana air tumpah, serta perosotan untuk anak-anak maupun dewasa. Selain itu, pengelola juga menyediakan fasilitas penunjang berupa kamar ganti dan kamar bilas yang memadai.
Harga tiket kolam renang yang sebelumnya dipatok Rp15.000 kini mengalami penyesuaian menjadi Rp20.000 per orang, terhitung mulai 3 Januari 2026. Sementara itu, tiket wahana dibanderol Rp30.000, yang sudah termasuk tiket kolam renang serta minuman ringan gratis, seperti jus atau teh manis.
Tak hanya wahana air, Kampung Wisata Pangjugjugan juga menyediakan berbagai permainan dan aktivitas lainnya. Pengunjung dapat mencoba flying fox dengan lintasan sekitar 50 meter, dengan harga Rp15.000 sedangkan lintasan yang lebih panjang dikenakan tarif Rp25.000.
Wahana panahan dibuka dengan tarif Rp15.000 untuk 10 anak busur, sementara wahana ATV dipatok Rp25.000 untuk empat putaran.
Selain itu, pengunjung juga dapat menikmati area hutan pinus dan cemara yang dilengkapi berbagai spot foto menarik, jembatan gantung yang dapat dinikmati secara gratis untuk berswafoto. Adapun tiket masuk kawasan wisata saja, dibanderol Rp20.000 per orang dan sudah termasuk minuman ringan.
Pengelola Kampung Wisata Pangjugjugan, Gaosul Anam, mengatakan bahwa pada puncak libur Tahun Baru, tepatnya 1 Januari 2026, jumlah pengunjung mencapai sekitar 3.000 orang. Bahkan, karena membludaknya pengunjung, sebagian terpaksa dipulangkan demi menjaga kenyamanan dan keamanan kawasan wisata.
“Alhamdulillah, sekarang ini setiap harinya jumlah pengunjung yang datang ke Kampung Wisata Pangjugjugan berkisar antara 1.000 hingga 2.000 orang,” ujar Gaosul Anam.
Ia menjelaskan, tingginya minat pengunjung salah satunya dipicu rasa penasaran terhadap rencana kolam ombak. Namun demikian, pihak pengelola menegaskan bahwa kolam ombak tersebut saat ini belum beroperasi karena masih terkendala masalah teknis.
“Kami perlu klarifikasi bahwa kolam ombak belum bisa digunakan. Meski begitu, hal tersebut tidak menurunkan minat masyarakat untuk berkunjung ke Kampung Wisata Pangjugjugan,” katanya.
Dengan berbagai wahana dan suasana alam yang asri, Kampung Wisata Pangjugjugan diharapkan terus menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Sumedang, khususnya bagi wisata keluarga.
Jadi, jika mau harga tiket murah, bisa diakses dengan tiket terusan Rp30 ribu, dan jika ingin masuk ke kolam renang saja, cukup membayar Rp20.000 per orang.






