IniSumedang.Com – Juventus perpanjang Verde menjadi agenda utama manajemen dalam menyusun rencana jangka panjang sektor pertahanan. Di saat yang sama, Inter incar Muharemovic untuk memperkuat kedalaman lini belakang musim depan. Dua raksasa Serie A itu memperlihatkan arah kebijakan yang serupa: membangun fondasi tim dari pemain muda potensial.
Juventus bersiap menggelar pertemuan dengan agen Francesco Verde, Bruno Di Napoli, pekan depan. Informasi itu disampaikan jurnalis Italia, Nicolo Schira, melalui akun X miliknya. Agenda tersebut akan membahas kelanjutan karier bek tengah berusia 21 tahun itu di Turin.
“Kontak tersebut bertujuan untuk membahas kelanjutan karier sang pemain di Turin,” ungkap Schira, Jumat, 20 Febuari 2026.
Verde masih terikat kontrak hingga 2027. Namun, manajemen Bianconeri memilih membuka pembicaraan lebih awal. Langkah ini menunjukkan keseriusan klub dalam menjaga stabilitas skuad, sekaligus melindungi nilai aset pemain muda mereka.
Investasi Jangka Panjang Juventus
Francesco Verde saat ini memimpin tim U-20 Juventus sebagai kapten. Ia berkembang pesat dalam dua musim terakhir dan dinilai memiliki prospek menembus skuad utama. Klub melihatnya sebagai bagian dari regenerasi lini belakang yang sedang dirancang.
“Verde kini menjabat sebagai kapten tim U-20 Juventus dan dinilai memiliki prospek cerah untuk menembus skuat utama dalam beberapa musim ke depan,” ucap Schira.
Juventus menilai perpanjangan kontrak sebagai bentuk investasi. Selain mengamankan jasa pemain, kontrak baru juga memperkuat posisi tawar klub jika suatu saat menerima tawaran transfer. Strategi ini kerap digunakan klub-klub elite Eropa untuk menjaga keseimbangan finansial dan kompetitif.
Dalam beberapa musim terakhir, Juventus berupaya memadukan pemain muda dan senior. Regenerasi menjadi kata kunci setelah periode transisi pasca perubahan manajemen dan pelatih. Verde masuk dalam kerangka tersebut.
Inter Bergerak untuk Muharemovic
Di sisi lain, Inter Milan mempercepat pendekatan terhadap Tarik Muharemovic. Bek kelahiran 2003 itu tampil bersama Sassuolo dan menarik perhatian sejumlah klub. Inter menjadi tim yang paling aktif membuka komunikasi.
Menurut laporan Daniele Mari di akun X miliknya, Inter sudah mengajukan proposal verbal kepada perwakilan pemain. Klub juga mulai membicarakan detail kontrak dan struktur gaji.
“Termasuk, mulai membicarakan detail gaji,” ungkap jurnalis Italia, Daniele Mari dikutip dari akun X-nya.
Langkah Inter tidak berhenti pada komunikasi dengan pihak pemain. Manajemen Nerazzurri juga membuka pembicaraan dengan Sassuolo guna membahas kemungkinan transfer pada musim panas mendatang. Muharemovic masuk dalam daftar prioritas dan dianggap sesuai dengan profil bek yang dibutuhkan.
“Saat ini, Inter menjadi tim yang paling dekat untuk mengamankan jasa Muharemovic,” jelas Mari.
Kepentingan Juventus dalam Transfer
Meski fokus pada perpanjangan kontrak Verde, Juventus tetap memiliki kepentingan dalam transfer Muharemovic. Klub memegang klausul 50 persen dari nilai penjualan sang pemain di masa depan. Artinya, setiap transaksi yang terjadi akan berdampak langsung pada neraca keuangan Juventus.
Klausul tersebut membuat posisi Juventus unik dalam persaingan ini. Di satu sisi, mereka tidak bersaing langsung untuk merekrut Muharemovic. Di sisi lain, mereka berpotensi memperoleh keuntungan finansial dari kesepakatan yang dicapai Inter dan Sassuolo.
Situasi ini mencerminkan kompleksitas pasar transfer modern. Klub tidak hanya mempertimbangkan kebutuhan teknis, tetapi juga aspek bisnis dan valuasi jangka panjang.
Regenerasi Lini Belakang Serie A
Pergerakan Juventus dan Inter menegaskan bahwa regenerasi lini belakang menjadi prioritas. Serie A dikenal dengan tradisi pertahanan kuat. Klub-klub papan atas kini berlomba mengamankan bek muda sebelum harga melonjak.
Juventus perpanjang Verde sebagai bentuk penguatan internal. Inter incar Muharemovic sebagai opsi eksternal yang siap berkembang. Kedua pendekatan itu berbeda, namun memiliki tujuan serupa: menjaga daya saing dalam beberapa musim ke depan.
Bursa transfer musim panas diperkirakan menghadirkan dinamika baru. Negosiasi bisa berkembang cepat seiring meningkatnya minat dari klub lain. Untuk saat ini, Juventus dan Inter telah menunjukkan langkah awal yang jelas dalam menyusun fondasi pertahanan masa depan mereka.






